Kapolri Jenderal Listyo Sigit Kunjungi SPPG Paakri Polda Sumsel, Relawan Terima Tali Asih
PALEMBANG — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paakri Polda Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (8/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang memastikan kesiapan operasional fasilitas pelayanan gizi yang berada di bawah koordinasi Polda Sumsel.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri bersama Kapolda Sumsel menyerahkan tali asih kepada para relawan SPPG Paakri sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program pelayanan gizi.
Para relawan dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan program sosial yang menyasar masyarakat penerima manfaat.
Penyerahan tali asih ini sekaligus menjadi simbol penghargaan institusi kepada masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen mendukung program pemenuhan gizi sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program sosial ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis institusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Polda Sumsel juga memastikan seluruh pengelolaan SPPG Paakri berjalan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.
Kunjungan Kapolri ke fasilitas pelayanan gizi di Palembang ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen Polri dalam mendukung program sosial kemasyarakatan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Kunjungi SPPG Paakri Polda Sumsel, Relawan Terima Tali Asih
PALEMBANG — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paakri Polda Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (8/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang memastikan kesiapan operasional fasilitas pelayanan gizi yang berada di bawah koordinasi Polda Sumsel.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri bersama Kapolda Sumsel menyerahkan tali asih kepada para relawan SPPG Paakri sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program pelayanan gizi.
Para relawan dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan program sosial yang menyasar masyarakat penerima manfaat.
Penyerahan tali asih ini sekaligus menjadi simbol penghargaan institusi kepada masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen mendukung program pemenuhan gizi sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program sosial ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis institusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Polda Sumsel juga memastikan seluruh pengelolaan SPPG Paakri berjalan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.
Kunjungan Kapolri ke fasilitas pelayanan gizi di Palembang ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen Polri dalam mendukung program sosial kemasyarakatan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolri Kunjungi SPPG Paakri Polda Sumsel, Relawan Terima Tali Asih
PALEMBANG — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paakri Polda Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (8/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang memastikan kesiapan operasional fasilitas pelayanan gizi yang berada di bawah koordinasi Polda Sumsel.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri bersama Kapolda Sumsel menyerahkan tali asih kepada para relawan SPPG Paakri sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program pelayanan gizi.
Para relawan dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan program sosial yang menyasar masyarakat penerima manfaat.
Penyerahan tali asih ini sekaligus menjadi simbol penghargaan institusi kepada masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen mendukung program pemenuhan gizi sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program sosial ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis institusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Polda Sumsel juga memastikan seluruh pengelolaan SPPG Paakri berjalan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.
Kunjungan Kapolri ke fasilitas pelayanan gizi di Palembang ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen Polri dalam mendukung program sosial kemasyarakatan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyambangi komunitas pengemudi ojek online di Kedai Ado, Jalan POM IX Kampus, Palembang, hari Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyambangi komunitas pengemudi ojek online di Kedai Ado, Jalan POM IX Kampus, Palembang, hari Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja Kapolri di Sumatra Selatan (Sumsel), yang menekankan pendekatan humanis Polri dengan bertemu langsung masyarakat.
Dalam suasana santai, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berdialog dengan para pengemudi yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Palembang (ADO). Para pengemudi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pengalaman serta berbagai aspirasi terkait pekerjaan mereka di lapangan.
Kehadiran Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di lokasi, disambut oleh Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, yang turut mendampingi rangkaian kegiatan tersebut.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, dan langsung menyapa para pengemudi ojek online yang telah menunggu. Dialog berlangsung tanpa protokol formal yang kaku, sehingga para driver dapat berbicara secara terbuka.
Selain Kapolda Sumsel, kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda Sumsel, Brigjen. Pol. Rony Samtana, serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meninjau fasilitas Bengkel Presisi yang berada di kawasan Kedai Ado.
Program Bengkel Presisi merupakan bagian dari implementasi konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), yang bertujuan memberikan layanan langsung kepada masyarakat.
Fasilitas tersebut dirancang untuk membantu pengemudi transportasi online yang menjadikan kendaraan sebagai alat utama bekerja.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengecek langsung kesiapan fasilitas dan layanan bengkel sebagai bentuk evaluasi terhadap implementasi program pelayanan kepolisian di daerah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, antara lain Yuda Gustawan selaku Kabaintelkam Polri, Ramdani Hidayat selaku Dankorbrimob Polri, Anwar selaku Asisten SDM Kapolri, serta Johnny Eddizon Isir selaku Kadiv Humas Polri.
Turut hadir pula Gubernur Sumsel, Herman Deru, yang menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mendukung pelayanan publik.
Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kunjungan Kapolri ke Palembang menjadi kesempatan memperkuat pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi yang menjadi bagian penting mobilitas kota,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menilai interaksi langsung antara pimpinan Polri dan masyarakat, merupakan langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik.
“Interaksi seperti ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendengar langsung aspirasi masyarakat,” katanya.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyambangi komunitas pengemudi ojek online di Kedai Ado, Jalan POM IX Kampus, Palembang, hari Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyambangi komunitas pengemudi ojek online di Kedai Ado, Jalan POM IX Kampus, Palembang, hari Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja Kapolri di Sumatra Selatan (Sumsel), yang menekankan pendekatan humanis Polri dengan bertemu langsung masyarakat.
Dalam suasana santai, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berdialog dengan para pengemudi yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Palembang (ADO). Para pengemudi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pengalaman serta berbagai aspirasi terkait pekerjaan mereka di lapangan.
Kehadiran Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di lokasi, disambut oleh Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, yang turut mendampingi rangkaian kegiatan tersebut.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, dan langsung menyapa para pengemudi ojek online yang telah menunggu. Dialog berlangsung tanpa protokol formal yang kaku, sehingga para driver dapat berbicara secara terbuka.
Selain Kapolda Sumsel, kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda Sumsel, Brigjen. Pol. Rony Samtana, serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meninjau fasilitas Bengkel Presisi yang berada di kawasan Kedai Ado.
Program Bengkel Presisi merupakan bagian dari implementasi konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), yang bertujuan memberikan layanan langsung kepada masyarakat.
Fasilitas tersebut dirancang untuk membantu pengemudi transportasi online yang menjadikan kendaraan sebagai alat utama bekerja.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengecek langsung kesiapan fasilitas dan layanan bengkel sebagai bentuk evaluasi terhadap implementasi program pelayanan kepolisian di daerah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, antara lain Yuda Gustawan selaku Kabaintelkam Polri, Ramdani Hidayat selaku Dankorbrimob Polri, Anwar selaku Asisten SDM Kapolri, serta Johnny Eddizon Isir selaku Kadiv Humas Polri.
Turut hadir pula Gubernur Sumsel, Herman Deru, yang menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mendukung pelayanan publik.
Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kunjungan Kapolri ke Palembang menjadi kesempatan memperkuat pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi yang menjadi bagian penting mobilitas kota,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menilai interaksi langsung antara pimpinan Polri dan masyarakat, merupakan langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik.
“Interaksi seperti ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendengar langsung aspirasi masyarakat,” katanya.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyambangi komunitas pengemudi ojek online di Kedai Ado, Jalan POM IX Kampus, Palembang, hari Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyambangi komunitas pengemudi ojek online di Kedai Ado, Jalan POM IX Kampus, Palembang, hari Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja Kapolri di Sumatra Selatan (Sumsel), yang menekankan pendekatan humanis Polri dengan bertemu langsung masyarakat.
Dalam suasana santai, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berdialog dengan para pengemudi yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Palembang (ADO). Para pengemudi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pengalaman serta berbagai aspirasi terkait pekerjaan mereka di lapangan.
Kehadiran Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di lokasi, disambut oleh Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, yang turut mendampingi rangkaian kegiatan tersebut.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, dan langsung menyapa para pengemudi ojek online yang telah menunggu. Dialog berlangsung tanpa protokol formal yang kaku, sehingga para driver dapat berbicara secara terbuka.
Selain Kapolda Sumsel, kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda Sumsel, Brigjen. Pol. Rony Samtana, serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meninjau fasilitas Bengkel Presisi yang berada di kawasan Kedai Ado.
Program Bengkel Presisi merupakan bagian dari implementasi konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), yang bertujuan memberikan layanan langsung kepada masyarakat.
Fasilitas tersebut dirancang untuk membantu pengemudi transportasi online yang menjadikan kendaraan sebagai alat utama bekerja.
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengecek langsung kesiapan fasilitas dan layanan bengkel sebagai bentuk evaluasi terhadap implementasi program pelayanan kepolisian di daerah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, antara lain Yuda Gustawan selaku Kabaintelkam Polri, Ramdani Hidayat selaku Dankorbrimob Polri, Anwar selaku Asisten SDM Kapolri, serta Johnny Eddizon Isir selaku Kadiv Humas Polri.
Turut hadir pula Gubernur Sumsel, Herman Deru, yang menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mendukung pelayanan publik.
Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kunjungan Kapolri ke Palembang menjadi kesempatan memperkuat pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi yang menjadi bagian penting mobilitas kota,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menilai interaksi langsung antara pimpinan Polri dan masyarakat, merupakan langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik.
“Interaksi seperti ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendengar langsung aspirasi masyarakat,” katanya.
Kapolda Sumsel Sambut Kedatangan Kapolri di Bandara SMB II Palembang, Lanjut Menuju Penanaman Jagung Serentak di Ogan Ilir
Palembang – Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho bersama jajaran Forkopimda Sumsel menyambut kedatangan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di VVIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Penyambutan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolri di Sumatera Selatan yang dilanjutkan dengan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I di Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi sejumlah pejabat Forkopimda, di antaranya Gubernur Sumsel Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis, serta Wakapolda Sumsel Rony Samtana.
Turut hadir pula sejumlah pejabat utama Mabes Polri seperti Kabaintelkam Polri Yuda Gustawan, Dankorbrimob Polri Ramdani Hidayat, As SDM Kapolri Anwar, dan Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir.
Usai prosesi penyambutan, Kapolri bersama rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Ogan Ilir menggunakan helikopter.
Kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut untuk menghadiri dan meninjau langsung program penanaman jagung serentak kuartal I sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolri Safari Ramadan di Sumsel: Santuni Yatim-Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memimpin kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Markas Polda Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya persatuan nasional sebagai kekuatan utama Indonesia menghadapi dinamika geopolitik global.
Kunjungan Kapolri ke Palembang menjadi bagian dari agenda konsolidasi nasional untuk memperkuat stabilitas keamanan, mempererat sinergi antar-lembaga, serta menjaga soliditas masyarakat di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Kapolri didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., sejak tiba di halaman Mapolda Sumsel hingga rangkaian kegiatan yang berlangsung di Masjid Assa’adah Polda Sumsel mulai pukul 17.00 WIB.
Dalam sambutannya, Kapolri menyoroti perkembangan situasi global yang saat ini memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan di berbagai negara.
Menurutnya, konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi berdampak pada stabilitas energi, jalur perdagangan internasional, hingga kondisi ekonomi masyarakat di berbagai negara.
Kapolri menegaskan bahwa Indonesia hanya dapat menghadapi dinamika tersebut jika seluruh elemen bangsa tetap menjaga persatuan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Dir Polairud Sulut : Ayo Kita Lindungi Dan Jaga Bersama Kekayaan Laut Kita
Dit Polairud Polda Sulut mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan, untuk tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, maupun memperdagangkan penyu dalam bentuk apa pun, baik dalam keadaan hidup, mati, maupun bagian tubuhnya seperti telur, karapas, atau sisik.
Perlu diketahui bersama bahwa semua jenis penyu di Indonesia merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.
Setiap orang yang dengan sengaja melakukan penangkapan, perdagangan, atau kepemilikan penyu secara ilegal dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp100 juta.
Penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Saat ini beberapa jenis penyu bahkan berada dalam status terancam punah, sehingga perlindungannya menjadi tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, Korpolairud Baharkam Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan penyu serta habitatnya. Apabila menemukan aktivitas perburuan atau perdagangan penyu secara ilegal, segera laporkan kepada pihak berwenang atau kepolisian terdekat.
Koki hingga Kurir Dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Bongkar Pabrik MDMB-4EN-PINACA di Tangerang,
Tangerang – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar clandestine laboratory narkotika jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis, di Tangerang, Banten. Tiga tersangka, termasuk koki hingga kurir dibekuk dalam operasi ini.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Biro Humas BNN, pabrik tembakau sintetis ini terbongkar berkat kerja sama Direktorat Psikotropika dan Preskusor (P2), Direktorat Intelijen, dan Direktorat Penindakan dan Pengejaran (Dakjar) BNN yang didukung informasi dari masyarakat.
Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh tim gabungan. Setelah dua bulan penyelidikan, tim kemudian melakukan penggerebekan di lokasi tersebut pada Jumat (9/1).
“Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa rumah tersebut telah dijadikan tempat produksi tembakau sintetis selama kurang lebih 2 bulan,” tulis Biro Humas BNN dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).
Dalam penggerebekan tersebut, BNN menangkap tiga orang pelaku. Ketiganya masing-masing berinisial ZD, pelaku utama sekaligus koki produksi; FH sebagai tester hasil produksi; dan Fir yang berperan sebagai kurir.
“Dari hasil interogasi, pelaku mengaku bahwa bahan-bahan utama prekursor narkotika, bahan kimia, dan alat lab dibeli melalui online,” imbuhnya.
Sejumlah barang bukti disita dalam operasi tersebut, antara lain 153 gram MDMB-4en-Pinaca, 808,9 gram MDMB-4en-Pinaca dalam bentuk padatan, dan MDMB Inaca (sisa residu). Selain itu, tim juga menyita berbagai bahan kimia dan alat laboratorium yang digunakan untuk produksi narkotika.
BNN masih akan mengembangkan pengungkapan ini dalam rangka penyelidikan terhadap jaringannya. Sementara ketiga pelaku dijerat dengan pasal 610 Ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau pidana denda paling banyak kategori V (Rp 500.000.000).
“Dari pengungkapan kasus ini BNN RI berhasil menyelamatkan sekitar 8.000 jiwa anak bangsa,” pungkasnya.
BNN RI terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan BNN RI dalam memberantas narkotika dan menjaga keamanan masyarakat.
Sebelumnya, Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.
“Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa,” kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).
Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.
“Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara,” ujarnya.
Tangerang – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar clandestine laboratory narkotika jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis, di Tangerang, Banten. Tiga tersangka, termasuk koki hingga kurir dibekuk dalam operasi ini.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Biro Humas BNN, pabrik tembakau sintetis ini terbongkar berkat kerja sama Direktorat Psikotropika dan Preskusor (P2), Direktorat Intelijen, dan Direktorat Penindakan dan Pengejaran (Dakjar) BNN yang didukung informasi dari masyarakat.
Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh tim gabungan. Setelah dua bulan penyelidikan, tim kemudian melakukan penggerebekan di lokasi tersebut pada Jumat (9/1).
“Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa rumah tersebut telah dijadikan tempat produksi tembakau sintetis selama kurang lebih 2 bulan,” tulis Biro Humas BNN dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).
Dalam penggerebekan tersebut, BNN menangkap tiga orang pelaku. Ketiganya masing-masing berinisial ZD, pelaku utama sekaligus koki produksi; FH sebagai tester hasil produksi; dan Fir yang berperan sebagai kurir.
“Dari hasil interogasi, pelaku mengaku bahwa bahan-bahan utama prekursor narkotika, bahan kimia, dan alat lab dibeli melalui online,” imbuhnya.
Sejumlah barang bukti disita dalam operasi tersebut, antara lain 153 gram MDMB-4en-Pinaca, 808,9 gram MDMB-4en-Pinaca dalam bentuk padatan, dan MDMB Inaca (sisa residu). Selain itu, tim juga menyita berbagai bahan kimia dan alat laboratorium yang digunakan untuk produksi narkotika.
BNN masih akan mengembangkan pengungkapan ini dalam rangka penyelidikan terhadap jaringannya. Sementara ketiga pelaku dijerat dengan pasal 610 Ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau pidana denda paling banyak kategori V (Rp 500.000.000).
“Dari pengungkapan kasus ini BNN RI berhasil menyelamatkan sekitar 8.000 jiwa anak bangsa,” pungkasnya.
BNN RI terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan BNN RI dalam memberantas narkotika dan menjaga keamanan masyarakat.
Sebelumnya, Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.
“Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa,” kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).
Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.
“Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara,” ujarnya.